Posts filed under ‘Artikel Guru Madrasah Aliyah (MA)’

”Metode Klos” Meningkatkan Kecepatan Efektif Membaca Siswa

Oleh   Pujiati SPd

Guru MAN Gumawang,Belitang OKU Timur Sumatera Selatan

Kecepatan efektif membaca siswa mempunyai peranan yang sangat penting karena dengan membaca cepat dan kemampuan membaca yang berkualitas seseorang bisa menguasai  ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kebiasaan membaca yang kurang baik berdampak negatif  pada tingkat  kemampuan siswa . Aktivitas dan tugas membaca merupakan hal yang sangat penting dalam dunia pendidikan  karena kegiatan ini akan menentukan kualitas dan keberhasilan seorang siswa sebagai peserta didik  dalam studinya.

Agar dapat tercapai tujuan pembelajaran tersebut guru harus dapat menentukan metode yang dianggap lebih tepat dan mudah pelaksanaan dan dapat meningkatkan keefektivan kecepatan membaca siswa. Salah satu metode yang tepat dan dapat diterapkan guna meningkatkan keefektivan membaca siswa adalah dengan menggunakan metode klos.

Klos berasal dari kata “CLOZURE” yaitu suatu istilah dari ilmu jiwa Gestalt, bahwa teknik klos ini menjelaskan tentang kecenderungan orang untuk menyempurnakan suatu pola yang tidak lengkap menjadi suatu kesatuan yang utuh.  Dalam teknik klos pembaca diminta untuk memahami wacana yang tidak lengkap  karena bagian tertentu sudah dihilangkan  akan tetapi pemahaman membaca siswa tetep sempurna.

Manfaat teknik klos ini bukan sekedar untuk mengukur tingkat keterbacaan wacana, melainkan juga untuk mengukur tingkat keterpahaman pembacanya. Melalui teknik ini pembaca akan mengetahui perkembangan konsep,pemahaman,dan pengetahuan linguistik siswa. Hal ini sangat bermanfaat untuk menentukan tingkat instruksional yang tepat  untuk pembaca. Melaui metode klos kita dapat mengetahui tingkat keterbacaan sebuah wacana,tingkat keterbacaan siswa, dan latar belakang pengalaman yang berupa minat dan kemapuan bahasa siswa.

Kecepatan Efektif Membaca (KEM) merupakan perpaduan antara kecepatan membaca dengan kemampuan memahami bacaan. KEM juga dipengaruhi oleh faktor tingkat pengetahuan bahasa, pengetahuan kognitif, dan pengalaman membaca siswa. Kendala pada tingkat pengetahuan bahasa pemecahannya dengan jalan sering membaca kamus bahasa Indonesia dan teori kebahasaan. Sedangkan kendala dalam pengetahuan kognitif pemecahannya dengan jalan meningkatkan daya nalar dan kepekaan untuk mengerti dan memahami isi/pesan yang terkandung dalam suatu bacaan yang seefesien mungkin. Pada kendala pengalaman membaca pemecahannya siswa harus sering membaca karena orang yang sering membaca KEMnya akan jauh berbeda dengan orang yang jarang membaca.

Penerapan metode klos dapat dilakukan dengan cara kelompok atau perorangan. Kelompok atau siswa yang bernomor ganjil membaca teks non sastra dengan panjang wacana kurang lebih 250 kata dalam waktu satu menit. Setelah satu menit bacaan diambil  kemudian siswa tersebut diberi teks lagi dengan teks yang sama tetapi dalam bentuk yang tidak lengkap (rumpang). Siswa ditugaskan untuk melengkapi kalimat yang rumpang dalam waktu yang ditentukan oleh guru. Siswa yang bernomor genap ditugas untuk mengukur tingkat keterbacaan respoden. Selanjutnya kelompok atau siswa yang semula sebagai responden berganti sebagai pengamat dan siswa atau kelompok pengamat berganti lagi penjadi responden begitu seterusnya.

Berdasarkan hasil analisis dalam pelaksanaan  atau penerapan metode klos dalam mengukur tingkat Kecepatan Efektif membaca (KEM) menunjukkan bahwa aktivitas pembelajaran membaca cepat dengan menggunakan metode klos dapat meningkatkan Kecepatan Efektif membaca siswa.

Semoga tulisan ini dapat dijadikan referensi dalam pembelajaran membaca bagi guru bahasa Indonesia Khususnya dan seluruh guru umumnya karena masih banyak kita temukan masih rendahnya tingkat Kecepatan efektif membaca siswa karena teknik pembelajaran membaca yang selama ini tidak diarahkan untuk melatih keterampilan membaca dan model pembelajaran selalu mengacu pada buku yang ada sehingga siswa beranggapan bahwa pengajaran membaca tujuannya semata-mata menjawab pertanyaan, mencari kata atau istilah yang sulit dan lain-lain. Untuk mengatasi ini salah satu cara yang dapat ditempuh adalah dengan menerapkan metode KLOS.

Iklan

8 Maret, 2017 at 12:00 am

Pro dan Kontra Konsep Full Day School di Indonesia

suryantoOleh Suryanto SPd
Guru MAN Gumawang, Belitang Oku Timur, Sumatera Selatan

(lebih…)

23 November, 2016 at 12:00 am

Peran Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Siswa

dewi-sartikaOleh Dra Dewi Sartika
Guru MAN Gumawang Kab. OKU Timur Sumatera Selatan

(lebih…)

23 November, 2016 at 12:00 am

Pengaruh Pendidikan Dalam perubahan Tingkat Sosial Ekonomi

yenny-hafsahOleh Dra Yenni Hafsah
Guru MAN Gumawang Kab. OKU Timur, Sumatera Selatan

(lebih…)

23 November, 2016 at 12:00 am

Gerakan Mengantar Anak Sekolah

Oleh Safrudin MPd
Guru MAN 2 Pati, alumnus Pascasarjana UPI Bandung

(lebih…)

18 Juli, 2016 at 7:59 am

Gerakan Literasi Sekolah

Hari PrasetioOleh Drs Hari Prasetio MM
Guru MAN 2 Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah

(lebih…)

8 Juni, 2016 at 6:00 am

Pengaruh Gadget dalam Pendidikan

Tri SumarniOleh Tri Sumarni MPd
Guru MAN Gumawang, Belitang Oku Timur, Sumatra Selatan.

(lebih…)

21 Mei, 2016 at 12:00 am

Pos-pos Lebih Lama


ISSN 2085-059X

  • 746,213

Komentar Terbaru

Roos Asih di Surat Pembaca
rumanti di Surat Pembaca
ira di Surat Pembaca
Alfian HSB di Surat Pembaca
Tamtomo Utamapati di Surat Pembaca
Ida di Surat Pembaca
Waluyo di Surat Pembaca