Sejarah Lokal Kota Probolinggo, Pendekatan Antropologis

23 Mei, 2017 at 10:57 am

Oleh Catur Sugianto SPd
Guru Sejarah Indonesia SMK Negeri 2 Probolinggo

BAB I
Latar Belakang

Perlu kita ketahui bersama Kota Probolinggo adalah kota yang memiliki berbagai macam potensi dasar dalam pembangunan. Hal ini dapat dilihat dari berbagaima macam aspek dan potensi yang dimiliki seperti potensi perikanan, pertanian dan kebudayaan sebagai salah satu aset untuk membangun kota Probolinggo. Kita harus memahaimi arti penting kebudayaan, Penyair Sutardji Calzoum Bachri mengatakan bahwa bangsa yang besar harus menghargai kebudayaan. kebudayaan adalah aset yang sangat peka dan wajib dimiliki oleh setiap daerah. Karena budaya sendiri adalah suatu hasil dari pola tingkah laku yang di dapat dan di sampaikan melalui berbagai macam bentuk, seperti melalui kesenian, adat-istiadat bahkan kebiasaan yang sudah mendarah daging dan membentuk suatu kepribadian yang dilakukan baik individu maupun kelompok tertentu.

Loji adalah salah satu istilah yang membudaya di telinga masyarakat Kota Probolinggo. Setiap kali kita menyebut kata-kata tersebut maka orang Kota Probolinggo akan paham dimana tempat yang dimaksud. Namun sedikit sekali orang yang mengerti tentang makna dari kata Loji tersebut? Dari sinilah penulis ingin mengangkat karya tulis yang bertemakan BUDAYA MASYARAKAT KOTA PROBOLINGGO dengan judul “LOJI! TAHU DIMANA, ENTAH MENGAPA”

BAB II
Pembahasan

“Loji” entah kapan istilah tersebut mulai digunakan oleh masyarakat Kota Probolinggo, istilah ini sangat familiar di Kota Probolinggo. Ketika kita menyebutkan kata kunci “loji” saat mengunakan transportasi umum di Kota Probolinggo, maka pengendara langsung faham dimana kita akan berhenti. Begitupun apabila kita mengendarai kendaraan pribadi dan bertanya kepada Masyarakat Kota Probolinggo dimana letak loji sebagai tujuan kita, maka mereka pasti akan menunjukan arah menuju Dealer Yamaha di Jalan Pahlawan. Masyarakat Kota Probolinggo biasa memakai istilah loji untuk menyebut daerah sekitar pertigaan antara Jalan Pahlawan dengan Jalan Cokroaminoto.

Uraian diatas memicu penulis utuk mencoba mencari informasi tentang pengertian loji dari berbagai macam referensi, baik dari buku bacaan maupun media informasi elektronik. Berdasarkan reverensi yang di baca oleh penulis, penulis menemukan banyak pemahaman mengenai kata loji, referesnsi pertama menginformasikan bahwa pengertian loji adalah dari portugal; kampung eropa di sebuah pelabuhan “malas”.  Sedangkan referensi kedua menginformasikan bahwa pengertian loji adalah gedung besar atau kantor atau benteng kompeni masa penjajahan Belanda di Indonesia.

BAB III
Kesimpulan

Perlu kajian mendalam mengenai awal mula istilah loji di Kota Probolinggo, adalah tidak mungkin penulis mengaris bawahi pemahaman mengenai istilah loji di Kota Probolinggo dalam waktu yang singkat. Serta perlu data-data yang lebih mendetail mengenai istilah loji di Kota Probolinggo. Namun penulis mencoba membuat simpulan sementara mengenai istilah loji di Kota Probolinggo

Berdasarkan data-data dari BAB I, penulis membuat simpulan sementara bahwa “bisa jadi” pada masa Pemerintahan Kolonial Belanda di daerah sekitar pertigaan antara Jalan Pahlawan dengan Jalan Cokroaminoto terdapat sebuah bangunan besar pertama yang dijadikan sebagai ruang pertemuan golongan Bangsa Eropa. Bangunan tersebut entah yang sekarang menjadi Dealer Yamaha di Jalan Pahlawan, atau Bangunan yang sekarang menjadi komplek ruko tepat di depan Dealer Yamaha di Jalan Pahlawan. Tetapi berdasarkan struktur bangunan yang sampai sekarang masih ada, sekali lagi “bisa jadi” yang dimaksud dari loji adalah bangunan utama Kodim 0802 Kota Probolinggo. Simpulan sementara ini berdasarkan dari struktur bangunan utama Kodim 0802 Kota Probolinggo bentuk arsitekturnya merupakan arsitektur eropa, serta didalamnya terdapat ruangan sangat besar yang mungkin berfungsi sebagai ruang pertemuan golongan Bangsa Eropa.

BAB IV
Penutup

Demikian karya tulis ilmiah yang penulis buat mengenai BUDAYA MASYARAKAT KOTA PROBOLINGGO, yang berjudul “LOJI! TAHU DIMANA, ENTAH MENGAPA” yang penulis susun guna mengikuti lomba karya tulis ilmiah SMA/MA/SMK Negeri/Swasta Se-Kota Probolinggo

Semoga karya tulis ilmiah yang penulis buat mampu membuka cakrawala pengetahuan, serta menabah kasanah referensi baca Masyarakat Kota Probolinggo pada umunya, dan pada khususnya untuk seluruh Siswa-Siswi di Kota Probolinggo guna memahami budaya sendiri agar terus dilestarikan. (e-mail:  smkn2_probolinggo@yahoo.co.id)

Iklan

Entry filed under: Artikel Guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Tags: , .

ITS NOT ABOUT WINING THE BATLE …. BUT …. HOW TO WIN THE WAR ! Tersulit dalam Mendaki Gunung adalah Saat Menuruninya


ISSN 2085-059X

  • 879,867

Komentar Terbaru

Roos Asih di Surat Pembaca
rumanti di Surat Pembaca
ira di Surat Pembaca
Alfian HSB di Surat Pembaca
Tamtomo Utamapati di Surat Pembaca
Ida di Surat Pembaca
Waluyo di Surat Pembaca

%d blogger menyukai ini: