Pendidikan Butuh Proses Kerja Sama

29 Juni, 2016 at 12:00 am

Yudel NenoOleh Fr Yudel Fon Neno SFil
Guru SMK St. Pius X Insana, TTU, NTT, Indonesia

 

Pendidikan pada zaman sekarang harus menjadi perhatian kita bersama. Kita selalu berpikir bahwa urusan pendidikan itu berarti selalu saja berurusan dengan guru di Sekolah. Pengertian seperti ini harus dibenahi. Pendidikan itu bertujuan untuk membentuk pribadi dan intelek anak, karena itu harus melibatkan banyak pihak.

Zaman sekarang begitu banyak orang yang mempunyai anggapan klasik bahwa untuk apa sekolah, sudah ada Presiden, Bupati, Camat serta masih ada jabatan lainnya. Pendidikan selalu saja dikaitkan dengan lapangan kerja misalnya sekolah untuk menjadi PNS, Police, Dokter, akibatnya jika setelah selesai masa pendidikan dan tidak lolos untuk menjadi PNS serta lapangan kerja lainya, oran gmulai mengatakan bahwa pendidikan itu sia-sia, tidak bermanfaat.

Anggapan-anggapan seperti ini tidak dapat di sadari akhirnya membawa orang untuk selalu mengharapkan yang enak dalam pendidikan. Proses pendidikan mau sempurna atau tidak itu urusan lain yang penting sekarang cepat selesai untuk terjun ke dalam lapangan kerja. Lalu muncul pertanyaan, jika peserta didik bermental seperti ini bagaimana dengan mutu pendidikan itu? Apa yang harus dilakukan di lapangan kerja?

Benar, bahwa pendidikan adalah sebuah komponen penting untuk mencapai masa depan yang cerah, tetapi untuk mencapai masa depan yang cerah tidak berarti bahwa orang bebas beraksi di luar proses moral pendidikan. Pendidikan pada tujuan dasarnya adalah suatu proses manusia yang dapat membentuk manusia untuk menjadi pribadi yang seimbang entah itu dalam hal pengetahuan otak, perasaan hati serta perilaku moral.

Pendidikan adalah sebuah proses menuju masa depan, karena itu tidak bisa orang hanya mengutamakan aspek pengetahuan saja. Dalam proses pendidikan orang hanya mengutamakan pengetahuanya saja akhirnya muncul pribadi yang tidak seimbang. Karena itu dalam proses pendidikan perlu di perhatikan beberapa hal di bawah ini:

 Pendidikan harus mampu menghantar peserta didik untuk dapat mengetahui dan menyadari sejauh mana ukuran kemampuanya.
Dalam proses pendidikan sangat membutuhkan suatu keseriusan dan ketekunan untuk memahami dan mengerti suatu persoalan. Anak dididik dengan diberi ilmuyang mudah dijangkau sesuai dengan kemampuan anak itu sendiri.

 Pendidikan haru mampu menghantar anak untuk mengetahui mana yang baik dan benar yang harus ia lakukan dan mana yang buruk, tidak benar yang harus ia hindari.
Di dalam pendidikan harus menampilkan perbedaan nilai yang tajam antara hal yang baik dan yang tidak baik. Karena itu seorang pendidik tidak bisa mendidik anaknya untuk bagaimana mencuri, bagaimana melawan orang tua dan indikasi lainya.

 Pendidikan harus mampu mencetak pribadi yang tanggap.
Anak harus dididik untuk memberi reaksi yang positif dan membangun terhadap segala hal yang tidak beres di hadapanya.

 Pendidikan harus mampu mencetak pribadi yang seimbang.
Tidak hanya memberi ilmu tetapi juga membina serta membimbing dengan tindakan moral, dan tidak hanya di bicarakan saja tetapi juga harus diwujudnyatakan lewat tindakan nyata.

 Pendidikan harus mampu membawa perubahan.
Pendidikan yang ditekuni harus mampu membawa perubahan dalam masyarakat. Orang yang pergi sekolah kehadiranya sangat diharapkan untuk menun jukan suatu perubahan yang bersifat membangun dan menambah pengetahuan bagi masyarakat.

 Pendidikan harus mampu menghantar orang untuk mudah dalam melaksanakan hal-hal praktis.
Hal-hal praktis yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dengan ilmu yang telah didapat, seorang peserta didik harus mengatasinya dengan cara yang tidak mencurigakan tetapi dengan cara yang menyenangkan.
Untuk mencapai beberapa hal yang telah di bahas di atas, maka sangat membutuhkan sebuah kerja sama yang baik di antara pihak-pihak yang sangat berkepentingan, antara lain:

 Orang tua
Di dalam keluarga orang tua mendidik anak untuk selalu berperilaku baik dan benar. Ini adalah suatu tindakan yang sangat terpuji,
karena itu sangat diharapkan untuk untuk terus dilanjutkan demi masa depan anak. Orang tua harus mendampingi anak, selalu memberi motivasi bagi anak untuk tetap semangat dalam menekuni sebuah ilmu.

 Guru
Anak dalam pendidikan formal di sekolah, dipercayakan kepada guru dan dalam proses guru bekerja sama dengan orang tua untuk memotivasi anak demi sebuah masa depan yng lebih menjamin.

 Masyarakat
Masyarakat yang ada pun ikut berpatisipasi mendidik anak dengan memberikan control social kepada setiap anak didik baik dengan memberikan teguran atau pun nasehat-nasehat terhadap tindakan anak yang tidak sesuai dengan norma yang berlaku di tengah-tengah masyarakat.

 Pemerintah
Pemerintah mencanangkan program kerja dalam bidang pendidikan yang memungkinkan para pendidik, Pembina, pembimbing serta anak didik itu sendiri untuk mampu menjangkau dengan kemampuan yang dimiliki yang sesuai dengan fasilitas yang disediakan oleh pemerintah.

Untuk dapat menjadikan pendidikan sungguh-sungguh sebagai arena untuk membentuk kepribadian seseorang maka sangat dibutuhkan kerja sama yang baik antara orang tua, guru, masyarakat, pemerintah serta elemen yang paling penting sekaligus sebagai penentu berhasil tidaknya sebuah pendidikan yakni diri anak didik itu sendiri. (Email: neno.yudel@yahoo.com).

Entry filed under: Artikel Guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Tags: , .

Siswa “Dimanjakan”, Orang Tua Harus Diperankan Menggugat Generasi Muda Bermental Facebook


ISSN 2085-059X

  • 647,506

Komentar Terbaru

rumanti di Surat Pembaca
ira di Surat Pembaca
Alfian HSB di Surat Pembaca
Tamtomo Utamapati di Surat Pembaca
Ida di Surat Pembaca
Waluyo di Surat Pembaca
Ali Syahbana di Surat Pembaca

%d blogger menyukai ini: