Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Dengan CMM

30 November, 2015 at 12:00 am

Veny Agustini PrianggitaOleh Veny Agustini Prianggita MPd
Dosen FKIP Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten

Menjadi seorang tenaga pendidik adalah salah satu bentuk pengabdian pada negara dalam hal pembangunan sumber daya manusia. Sumber daya manusia menjadi faktor utama dalam proses pembangunan. Pada tataran sumber daya manusia, globalisasi memberi penetrasi terhadap kebutuhan untuk mengkreasi model-model dan proses-proses pencapaian kecerdasan global, keefektifan dan kekompetitifan.

Pada dimensi kinerja, bakat kecerdasan intelektual dapat dikalahkan oleh bakat kecerdasan emosional, ketahanan fisik dapat dikalahkan oleh ketahanan teknologis yang justru buatan manusia sendiri. Kualitas sumber daya manusiapun kini dibutuhkan yang mampu menjadi pemenang dan menjadi juara dimedan kompetisi bukan sumber daya manusia yang unggul saja. Manusia yang mampu menjadi pemenang dan menjadi juara dalam kompetisi adalah mereka yang memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap perubahan, lebih dari sekedar hanya bernafsu untuk membangun perubahan, apalagi menguasai keadaan semata-mata.

Globalisasilah yang telah melahirkan tekanan kompetensi dimana akan ada seleksi, mana manusia yang akan menjadi pemenang dan mana manusia yang akan menjadi pecundang. Ya, label pemenang dan pecundang itu akan menggiring kita untuk menerima realitas dimana standar prestasi semakin meninggi.

Menurut Ervin Laszlo (1997) pada era ini pula kehidupan dan aktivitas penghuni bumi banyak dipengaruhi dan dibangun oleh informasi global, dampak lingkungan global, pasar global, teknologi global; serta keputusan-keputusan politik, manajerial, profesional, dan gaya hidup global.

Salah satu cara untuk menghadapi tekanan kompetensi di era globalisasi ini adalah dengan meningkatkan motivasi belajar siswa dengan model pembelajaran behavioral yaitu pendekatan dalam hal tingkah laku dengan cara sistematis dan terstruktur dengan bimbingan untuk merubah tingkah laku. Lebih tepatnya dengan model pembelajaran pengelolaan kontingensi atau CMM (contingency management model).

Model pembelajaran pengelolaan kontingensi atau CMM (contingency management) adalah model pembelajaran dengan konsep hubungan antara respon dengan penguatan perangsang/stimulasi. Bila penguatan diberikan dan muncul reaksi maka disini terjadi kontingensi. Sebagai contoh, siswa diberikan pujian atau penghargaan maka siswa tersebut belajar lebih sungguh-sungguh. Kesungguhan tersebut merupakan kontingensi.

Pengelolaan kontingensi merupakan pengendalian atau pengaturan pemberian penguatan perangsang yang sistematis yang diberikan pada waktu-waktu tertentu setelah ada respons. Model pembelajaran atau pengubahan perilaku ini, lebih terfokus pada pengendalian atau peningkatan motivasi belajar.

Motivasi merupakan faktor pendorong bagi kegiatan individu. Motivasi melibatkan emosi dan sikap yang membangkitkan semangat untuk berusaha. Ada pengaruh dari motivasi terhadap belajar, yaitu pengaruh motivasi terhadap “initial learning”, motivasi tidak langsung terlibat dalam proses belajar.

Motivasi mendorong dan meningkatkan proses belajar melalui peningkatan pujian, perhatian, kesiapan, belajar, serta kegiatan belajar. Model ini dapat digunakan untuk mengembangkan perilaku positif atau mengurangi/menghilangkan perilaku negatif dalam belajar.

Perlu kita ingat sebagai pendidik, bahwa pendidikan berfungsi untuk membantu siswa, membimbing siswa dalam pengembangan dirinya, yaitu pengembangan semua potensi, kecakapan, serta karakteristik pribadinya kearah yang positif baik bagi dirinya maupun lingkungannya. Pendidikan bukanlah sekedar memberikan pengetahuan dan keterampilan saja tetapi harus mampu mengembangkan apa yang secara potensial dan aktual telah dimiliki peserta didik, dan peran pendidik disini untuk mengaktualkan kemampuan-kemampuan yang masih tersembunyi dalam diri siswa sehingga mampu menghadapi tekanan kompetensi salah satunya caranya yaitu dengan menerapkan model pembelajaran pengelolaan kontingensi atau Contingency Management Model (CMM). (Kontak person: 087772684244. Email: venyagustinibaby@gmail.com).

Entry filed under: Artikel Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Tags: , .

Pelaksanaan Layanan Bimbingan Karir di SMK Membaca Cerdas dan Cerdaskan Dunia Membaca


ISSN 2085-059X

  • 647,977

Komentar Terbaru

rumanti di Surat Pembaca
ira di Surat Pembaca
Alfian HSB di Surat Pembaca
Tamtomo Utamapati di Surat Pembaca
Ida di Surat Pembaca
Waluyo di Surat Pembaca
Ali Syahbana di Surat Pembaca

%d blogger menyukai ini: