Belajar Murah di Amerika Serikat

27 November, 2015 at 12:00 am

Oleh Robert O Blake
Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia

BANYAK yang bertanya; Apa yang paling saya kagumi dari Indonesia? Hal yang paling membuat saya terkesan adalah nilai-nilai yang sama-sama dimiliki Amerika Serikat dan Indonesia. Indonesia adalah salah satu pemimpin demokrasi dunia yang menghargai keberagaman, nilai-nilai kekeluargaan, dan pendidikan.

Selain itu, salah satu hal yang paling saya sukai dari pekerjaan saya sebagai duta besar adalah kesempatan untuk berkeliling Indonesia dan bertemu dengan kaum muda Indonesia.

Saya kagum akan para pelajar Indonesia yang sangat cerdas dan penuh semangat. Sebagai masyarakat di negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara — dan akan terus tumbuh— pemuda Indonesia yang terbaik dan cerdas akan memegang peran kunci untuk terus meningkatkan kemakmuran.

Ketika Presiden Barack Obama dan Presiden Joko Widodo bertemu di Gedung Putih, 26 Oktober lalu, kedua pemimpin mengakui bahwa hubungan antara AS dan Indonesia lebih kuat dari sebelumnya.

Mereka juga menyambut kesepakatan antara sejumlah perusahaan berbasis AS dan mitra Indonesianya, dengan nilai lebih dari 20 miliar dolar AS, yang mencerminkan semakin eratnya hubungan ekonomi antara kedua negara. Pendidikan adalah faktor kunci dalam meningkatkan daya saing Indonesia di pasar dunia. Internasionalisasi dalam bidang pendidikan adalah hal yang penting.

Tenaga kerja Indonesia di masa mendatang harus siap dan mampu berpikir secara inovatif, kreatif, dan kritis. Itulah yang selalu menjadi fokus institusi pendidikan tinggi Amerika; mengembangkan kemampuan tiap siswa, agar mereka punya rasa percaya diri, kecakapan, dan pengetahuan yang diperlukan untuk mewujudkan impian.

Tahun lalu, ada sekitar 8.200 pelajar Indonesia yang belajar di Amerika Serikat. Saya berharap, jumlah itu akan meningkat pada tahun-tahun berikutnya. AS mempunyai lembaga-lembaga pendidikan yang sesuai dengan semua minat. Hampir semua perguruan tinggi AS inklusif terhadap semua agama.

Ada juga sekolah-sekolah khusus perempuan dan khusus pria. Sekolah-sekolah itu tersebar di 50 negara bagian, menyediakan pendidikan kelas internasional dalam berbagai bidang, baik itu sains, teknologi, dan mesin, arsitektur, keuangan, dan lainnya.

Untuk setiap bidang, AS memiliki program dengan beragam rentang biaya; perguruan tinggi dua tahun untuk mendapatkan gelar Associate (Diploma) atau pelatihan teknis khusus, perguruan tinggi empat tahun untuk mendapatkan gelar sarjana, atau universitas besar untuk mendapatkan gelar sarjana dan pascasarjana.

Setiap tahun ajaran baru, ada ratusan ribu warga Amerika dan pelajar dari seluruh dunia mengawali pendidikan tinggi mereka di perguruan tinggi dua tahun —atau dikenal juga dengan nama community college— di penjuru Amerika. Community college adalah perguruan tinggi dua tahun yang memberikan gelar Associate.

Banyak mereka yang memperoleh spesialisasi teknis dan profesional yang memasuki dunia kerja berbekal diploma ini. Banyak pelajar dan orang tua memilih untuk mengawali pendidikan di AS di perguruan tinggi dua tahun, karena kampus ini memberikan pendidikan berkualitas tinggi dengan biaya yang lebih rendah.

Perguruan tinggi dua tahun menjadi cikal bakal kesuksesan dalam karir, terutama dalam bidang teknologi komputer, industri jasa dan pelayanan (hospitality), industri kuliner, dan manajemen bisnis.

Lulusan community college AS telah banyak yang menjadi dokter, astronot NASA, duta besar, dan CEO perusahaan besar. Tom Hanks, aktor pemenang Academy Awards, juga belajar di perguruan tinggi dua tahun, dan ia mengatakan bahwa Chabot College adalah tempat yang telah menempanya.
Community college juga merupakan jalan yang sangat baik untuk mengasah kemampuan berbahasa Inggris, karena kemampuan berbahasa Inggris bukan syarat untuk diterima di community college.

Bahkan kebanyakan community college tidak mewajibkan TOEFL. Community college menawarkan kelas bahasa Inggris dasar.

Di kampus-kampus yang lebih kecil ini, jumlah pelajarnya tidak banyak, para pengajarnya memberikan bimbingan secara langsung, dan biaya pendidikannya lebih rendah. Jika Anda dapat menyelesaikan perguruan tinggi dua tahun dengan baik, maka ada banyak college yang akan menerima Anda sebagai ’’mahasiswa transfer’’ dan mereka seringkali menawarkan beasiswa yang cukup besar.

Presiden Barack Obama menekankan bahwa perekonomian abad ke- 21 perlu diimbangi dengan keterampilan abad ke-21, dan community college adalah cara yang sangat baik untuk mendapatkan keterampilan tersebut. Banyak tokoh Indonesia, termasuk pengusaha Erick Thohir, yang memulai pendidikan tingginya di perguruan tinggi dua tahun.

Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang pendidikan di AS, kunjungi http://www.educationusa.state.gov. Saat ini, ada 30% murid Indonesia yang memanfaatkan keuntungan yang ditawarkan perguruan tinggi dua tahun. Bergabunglah dengan para murid ini dan dukung Indonesia menjadi pemimpin ekonomi di Asia Tenggara. (Sumber: Koran SINDO, 27 November 2015)

Entry filed under: Artikel Pengamat Pendidikan. Tags: , .

Publikasi Ilmiah dan Karya Guru Virtual Class Sebagai Sarana Belajar Mandiri


ISSN 2085-059X

  • 648,662

Komentar Terbaru

rumanti di Surat Pembaca
ira di Surat Pembaca
Alfian HSB di Surat Pembaca
Tamtomo Utamapati di Surat Pembaca
Ida di Surat Pembaca
Waluyo di Surat Pembaca
Ali Syahbana di Surat Pembaca

%d blogger menyukai ini: