Tes Minat bagi Anak

4 April, 2015 at 12:00 am

Oleh Fl Asih Wulan Senjayani Psi
Konselor dan guru di Yayasan Pangudi Luhur Semarang

Ada seorang ibu cemas melihat kesukaan anaknya berubah-ubah. Suatu ketika senang sekali menggambar tapi lain waktu keranjingan bermain komputer, dan mengotak-atik komponennya. Sang ibu merasa bingung mengenali minat anak. Di sekolah, adakalanya seorang murid berminat pada satu pelajaran tapi nilai yang diraihnya tak sebanding dengan minatnya.

Sebaliknya, ada murid ’’tak berminat’’ pada mapel tertentu, tapi hampir selalu mendapat nilai baik untuk pelajaran itu. Bagimana kita bisa mendeskripsikan minat? Apa berbedaan antara minat dan bakat? Seberapa besar minat bisa memengaruhi capaian prestasi individu? Mengapa orang tua perlu sejak dini mengenali minat anak?

Pertanyaan dan jawabannya berkelindan dan sebagian orang tua acap tidak bisa cepat menemukan korelasinya. Belum lagi ada anjuran tes minat, saat ingin tahu minat anak atau untuk penentuan jurusan di SMA? Minat (interest) adalah kecenderungan seseorang untuk menyukai bidang tertentu. Minat merupakan sesuatu yang ditumbuhkan atau dikondisikan.

Kita bisa memisalkan cara menumbuhkan minat baca yang didukung atau dipengaruhi lingkungan. Bila orang tua senang membaca dan mengajari anak senang membaca sedari kecil maka itu bisa mendorong atau menumbuhkan minat anak senang membaca buku. Apalagi bila orang tua memfasilitasinya dengan membelikan bacaan.

Begitu pula misalnya anak seorang musisi yang sejak kecil diperkenalkan atau diperdengarkan musik, dan melihat orang tuanya bermain musik. Kita bisa melihat Al Gazali, anak musikus Ahmad Dhani-Maia Estianty dan Kevin Aprilio, anak musisi Adie MS-Memes, yang memilih mengikuti jejak orang tuanya dalam bermusik.

Minat berbeda dari bakat. Bakat adalah kemampuan bawaan yang apabila ditambah dengan pengetahuan atau keterampilan dapat menjadi ability (kemampuan).

Kemampuan Bawaan
Hal itu berbeda dari minat yang bisa ditumbuhkan melalui pengondisian atau pembiasaan, sedangkan bakat merupakan kemampuan bawaan sejak lahir dan bersifat menetap.

Andai orang tua datang ke konsultan/psikolog dan ingin mengetahui potensi anak maka psikolog menganjurkan si anak mengikuti tes bakat. Tapi andai orang tua ingin mengetahui minat anak pada bidang tertentu, psikolog biasanya akan menganjurkan mengikuti tes minat. Tes minat itu untuk melihat seberapa jauh anak berminat pada suatu bidang, untuk diarahkan ke bidang tersebut.

Upaya itu supaya ketika dewasa, ia punya pilihan bidang/ pekerjaan sesuai dengan minatnya. Tes minat bisa dilakukan sejak dini (TK/SD). Tes minat banyak dilakukan saat anak mulai remaja karena mulai mencari jurusan/ bidang pekerjaan. Materi tes minat, menurut Rothwell Miller dikategorikan sesuai dengan pekerjaan tertentu.

Memperbandingkan
Adapun tes bakat bertujuan antara lain mengetahui kemampuan penalaran, anak/individu berpikir sistematis, analitis, kemampuan numerik, dan kemampuan verbalnya.

Untuk melihat kecenderungan seseorang berhasil dalam bidang tertentu, biasanya psikolog akan memadukan dan memperbandingkan antara tes minat dan tes bakat.

Beberapa ahli berpendapat ada keterkaitan kuat antara bakat dan minat individu. Seseorang bisa sukses bila tahu potensi/ bakatnya dan punya minat pada bidang tersebut.

Contoh nyata muskus terkenal Ahmad Dhani. Awalnya orang tuanya ingin ia kuliah arsitektur, namun Dhani memilih jalur musik karena merasa punya bakat dan minat.

Secara ideal, bakat yang ditunjang minat dapat mengantarkan kesuksesan seseorang. Karena itu, penting bagi orang tua mengetahui minat dan bakat anak untuk mengarahkan pengembangan bakatnya.

Minat seorang anak bisa diketahui dari kebiasaan, hobi, kegiatan yang sering dilakukannya. Untuk bakat, orang tua bisa mencari lembaga yang melayani tes bakat. Keberhasilan individu ditentukan bagaimana ia mengelola diri, menyelaraskan bakat, minat, kepribadian, dan motivasi. (Sumber: Suara Merdeka, 4 April 2015)

Entry filed under: Artikel Pengamat Pendidikan. Tags: , .

Strategi Membangun Kota Buku Menulis Cerdas Masa Depan Jepara


ISSN 2085-059X

  • 647,506

Komentar Terbaru

rumanti di Surat Pembaca
ira di Surat Pembaca
Alfian HSB di Surat Pembaca
Tamtomo Utamapati di Surat Pembaca
Ida di Surat Pembaca
Waluyo di Surat Pembaca
Ali Syahbana di Surat Pembaca

%d blogger menyukai ini: