Menyemai Pengembangan Karakter

6 Juli, 2012 at 12:00 am

Oleh H Agus Triyono SPd MPd
Kepala SMP Negeri 3 Tengaran, Kabupaten Semarang

Minggu ini merupakan awal proses belajar mengajar pada tahun pelajaran 2012/2013, setelah liburan akhir tahun pelajaran sekitar 3 minggu. Pada masa awal masuk sekolah ini, semua jenjang pendidikan dasar (SD/ MI dan SMP/MTs) serta pendidikan menengah (SMA/ SMK/ MA) melaksanakan kegiatan masa orientasi siswa (MOS) bagi peserta didik baru.

Bagaimana mencari format MOS yang bermanfaat? Sebagaimana kita ketahui, perubahan jenjang bagi siswa juga terkait dengan aspek psikologisnya. Murid SD/ MI yang kemudian menjadi siswa SMP/ MTs akan mengalami perubahan psikologis. Karenanya masa perkenalan dengan lingkungan sekolah menjadi amat penting. Persoalannya, kadang ada yang menyelewengkan da-lam bentuk penggojlokan.

Padahal hakikatnya, esensi pendidikan adalah kebersamaan siswa dalam perbedaan berbagai macam karakter. Konteks ini menekankan pada kebersamaan siswa dalam mengembangkan aspek pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan karakter/ sikap (character/attitude). Perbedaan bermacam latar belakang siswa menyangkut antara lain asal sekolah, suku, agama, ras, golongan, sosial ekonomi, dan lingkungan keluarga.

Teori Evolusi (Darwin) menyebutkan bahwa makhluk hidup yang dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya bisa bertahan hidup (survive). Sebaliknya, makhluk hidup yang tidak dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya akan mati atau pindah tempat (migration) sehingga terbentuk jenis makhluk hidup baru.

Masa orientasi siswa bagi peserta didik baru berupa serangkaian kegiatan dengan prinsip menyenangkan, murah, meriah, dan melibatkan banyak siswa. Kegiatan itu pada intinya bertujuan supaya peserta didik baru dapat cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan baru sekolah/ madrasah masing-masing.

Perolehan aspek pengetahuan, pemantapan keterampilan, dan pengembangan karakter/ sikap pada diri siswa membutuhkan proses selama siswa belajar di masing-masing lembaga pendidikan tersebut. Kaitannya dengan tujuan untuk lebih memperkuat pelaksanaan pendidikan karakter/ sikap, telah teridentifikasi 18 nilai yang bersumber dari agama, Pancasila, budaya, dan tujuan pendidikan nasional.

Pakta Integritas

Nilai-nilai itu adalah religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta Tanah Air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab. (Pusat Kurikulum: Pengembangan dan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa: Pedoman Sekolah, 2009:9-10).

Di antara beberapa nilai yang akan dikembangkan tersebut, dalam pelaksanaannya dapat dimulai dari yang paling esensial, sederhana, dan mudah dilaksanakan, sesuai dengan kondisi masing-masing sekolah/ madrasah.

Namun realitasnya sampai saat masih saja ada perilaku dari beberapa siswa yang kurang simpatik, misalnya terlibat tawuran antarsekolah, senang corat-coret di sembarang tempat, berkonvoi sepeda motor untuk merayakan kelulusan, melanggar peraturan lalu lintas, membolos, dan sebagainya.

Karena itu, pihak sekolah seyogianya me-manfaatkan momen masa orientasi siswa sebagai titik start pengembangan karakter siswa. Upaya itu bisa diwujudkan dengan mengekspresikan kebulatan tekad dan perjanjian secara moral dari diri pribadi siswa dengan sekolah, misalnya pakta integritas. Perjanjian secara tertulis itu berisi kesanggupan siswa untuk selalu bersikap dan siap menjalankan berbagai nilai karakter yang baik itu, minimal selama menjadi siswa di sekolah/ madrasah itu.

Kita berharap, muara dari MOS adalah pembentukan generasi muda yang berpengetahuan andal, memiliki keterampilan hebat, dan berkarakter baik, serta mempunyai daya saing tinggi di tingkat lokal, regional, nasional, bahkan internasional. (Sumber: Suara Merdeka, 05 Juli 2012).

About these ads

Entry filed under: Artikel Pengamat Pendidikan. Tags: , .

Otoritas Guru dalam Pembelajaran Diskriminasi Pendidikan


ISSN 2085-059X

  • 385,378

Komentar Terakhir

Alfian HSB on Surat Pembaca
Tamtomo Utamapati on Surat Pembaca
Ida on Surat Pembaca
Waluyo on Surat Pembaca
Ali Syahbana on Surat Pembaca
Ida on Surat Pembaca
Mohamad Mahfudin on Surat Pembaca

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 31 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: